Sedekah Rombongan: Menggalang Santunan Lewat Media Sosial

Sedekah Rombongan: Menggalang Santunan Lewat Media Sosial

Sudah ribuan orang terbantu dengan adanya gerakan Sedekah Rombongan. Ya, gerakan gotong royong dalam membantu sesama ini sudah cukup dikenal. Kini sedekah rombongan menjadi salah satu gerakan pengumpulan dana paling viral di media sosial. Per Januari 2017, Sedekah rombongan kini telah memiliki ratusan relawan, empat belas rumah singgah, tiga puluh enam ambulans, dan komunitas relawan yang tersebar di sembilan kota di seluruh Indonesia.

Siapa sangka gerakan ini berawal dari curahan hati Saptuari Sugiarto, seorang social entrepreneur asal Yogyakarta, di blog pribadi miliknya. Kebetulan ia sedang berkunjung ke sebuah Panti Asuhan di Yogyakarta yang menampung anak-anak gagal aborsi atau yang dibuang oleh orang tuanya. “Karena banyak anak yang disitu merupakan korban gagal aborsi, maka banyak yang tidak sempurna atau difabel,” tutur Saptuari. Dirinya merasa sangat terharu ketika melihat seorang remaja difabel bernama Putri Herlina, yang terlahir dengan tidak memiliki tangan namun bekerja merawat bayi-bayi yang dibuang. Ia merasa kaget ketika ternyata artikel mengenai Putri dan panti asuhan tersebut  mendapat 20.000 viewers. Dari situ banyak orang menitipkan sumbangan untuk panti tersebut, dan terkumpulan delapan belas juta rupiah yang langsung ia serahkan ke panti asuhan yang bersangkutan.

Dari situ, ia merasa bahwa membantu sesama adalah sesuatu yang istimewa. “Ketika kita didoakan oleh orang yang kita bantu, ada energi positif tersendiri yang tertular ke  kita,” ungkap Saptuari. Sejak itu menjadi kecanduan untuk membantu sesama. Ia mulai berkeliling mencari panti atau orang yang butuh bantuan, lalu membagikan ceritanya di blog dan twitter. Lama kelamaan semakin banyak orang yang mempercayakan sedekah kepadanya, dan ia merasa kewalahan, karena waktu itu untuk menyampaikan sedekah ia hanya dibantu oleh sang istri. Dari situlah terpikir untuk mendirikan sebuah gerakan sedekah yang disebut Sedekah Rombongan.

Saptuari berprinsip agar prosedur santunan Sedekah Rombongan tidak sulit dan berbelit. “Motto kami, menyampaikan titipan langit tak perlu rumit, sulit, dan berbelit-belit”, kata Saptuari. Oleh karena itu prosedur penggalangan dana dan penyampaiannya pun sederhana saja. Intinya survey, santuni, lalu dampingi.

Seperti ketika ada kasus Rara, seorang anak yang kecemplung ke dalam kuali gulai. Cerita itu di angkat di twitter, lalu dalam semalam terkumpul 54 juta. Kemudian Rara dibawa ke rumah sakit dr. Sarjito, dan setelah perawatan intensif selama tiga bulan, Rara pun sembuh. Kini setelah hampir enam tahun berdiri, Sedekah Rombongan telah menyalurkan 22.000 santunan dengan nominal mencapau 45,2 milyar rupiah. Kini tiap bulannya rata-rata satu milyar rupiah santunan di salurkan.

Kepedulian Saptuari akan sesama ini tidak terlepas dari pengalaman masa lalunya. Sejak kelas 6 SD, ia telah menjadi anak yatim. Sang ibu harus bekerja membanting tulang dengan berjualan, serta Saptuari pun telah mulai berjualan sejak kuliah. Suatu ketika ketika menyiapkan dagangan. Sang ibu mengalami pendarahan, dan darah mengalir hingga ke betis. Karena tidak memiliki biaya untuk berobat, selama tujuh tahun ia dan sang ibu hanya mengandalkan pengobatan alternative dan herbal, namun tidak sembuh jua.

Hingga tahun 2006, baru sang ibu bisa diobati di RS. Ternyata ada tumor di rahim, dan sang ibu harus diangkat rahimnya. Dari situ Saptuari sadar, bahwa diluar sana pasti banyak orang yang bernasib seperti dirinya, tidak memiliki cukup uang untuk mengobati anggota keluarga yang sakit, hingga harus mengumpulkan uang bertahun-tahun. Sejak saat itu Saptuari memiliki niatan untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Setiap berkumpul dengan relawan-relawan Sedekah Rombongan, yang disebut kurir, Saptuari selalu berpesan bahwa hidup hanya sekali. Sangat sayang apabila hidup yang hanya sekali ini dihabiskan untuk mencari materi dunia saja. Akan lebih baik jikalau kita berlomba-lomba dengan kebaikan untuk bekal di akhirat nanti.

Kontak Kami

Jl. Bukit Cemara Asri DO.26
Perum. Bukit Safir Jaya, Tembalang – Semarang

Email. aksibaik.id@gmail.com
Ph. +62 24 7640 5870
Wa. +62 878 8121 5000

Logo NB-bub-white

AksiBaik.com 2017 - Yayasan Niat Baik Sinergi