fbpx
Jangan Sampai Waktu yang Disunnahkan Membaca Qur’an Hanya Kamu Gunakan Untuk Melihat Story Instagram

Jangan Sampai Waktu yang Disunnahkan Membaca Qur’an Hanya Kamu Gunakan Untuk Melihat Story Instagram

Dalam sebuah Hadis, Nabi Muhammad Saw berkata, “Bacalah Al Qur’an karena kelak ia akan memberikan syafa’at kepada orang yang membacanya,” (HR. Muslim). Ini adalah satu dari sekian banyak dalil tentang keutamaan membaca Al Qur’an.

Membaca Al Qur’an adalah bagian dari ibadah. Salah satu kelebihan Al Qur’an adalah pahala yang akan didapatkan oleh pembacanya. Inilah salah satu perbedaan Al Qur’an dengan kitab-kitab atau buku-buku lain, termasuk hadis qudsi. Walaupun sama-sama firman Allah SWT, Al Qur’an berbeda dengan hadis qudsi dalam hal pemberian pahala bagi pembacanya.

Seperti halnya shalat, baca Al Qur’an juga memiliki waktu-waktu tertentu yang sangat dianjurkan membacanya. Menurut An-Nawawi, waktu yang paling utama ialah ketika shalat.

Adapun di luar shalat, waktu utamanya adalah pada paruh kedua di malam hari, setelah shalat subuh, dan antara maghrib dan isya. Selanjutnya waktu utama membaca Al Qur’an di luar shalat ialah pada malam hari. Paruh kedua malam lebih utama dibanding paruh pertama. Disunahkan juga membacanya ketika selang waktu maghrib dan isya…

Sementara waktu siang, yang dianjurkan ialah ketika usai shalat subuh. Pada prinsipnya, kapan pun baca Al Qur’an diperbolehkan. Tidak ada kemakruhan untuk baca Al Qur’an kapan saja. Bahkan baca Al Qur’an di waktu yang dimakruhkan shalat sekali pun tetap diperbolehkan.

Terdapat waktu utama membaca Al Qur’an baik pada siang maupun malam hari. Pada waktu siang hari, yang sangat dianjurkan ialah setelah shalat shubuh. Adapun malam hari, paruh kedua malam lebih diutamakan. Andaikan khawatir tidak terjaga di malam hari, usai shalat magrib menjelang isya juga waktu yang sangat baik digunakan untuk baca Al Qur’an.

Untuk hari, diutamakan membaca Al Qur’an pada hari jumat, senin, kamis, dan Arafah. Sedangkan untuk bulan yang diutamakan adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dan sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Bulan Ramadan disebut sebagai bulan yang paling utama untuk membaca Al Qur’an.

Beberapa waktu, hari, dan bulan yang disebutkan di atas adalah waktu yang diutamakan untuk membaca Al Qur’an, bukan berarti selain waktu tersebut dilarang membaca Al Qur’an. Di manapun dan kapanpun tetap dianjurkan untuk membaca Al Qur’an. Tidak hanya membaca, syukur-syukur bisa memahami isi dan kandungan ayat yang dibaca. Amin.

Jadi ketimpang memperbanyak endors selebgram di bulan Ramadan, mending endors diri sendiri dengan pahala dengan membaca Qur’an. Kamu juga bisa mengendorse mushaf Qur’an untuk masayarakat pelosok pesisir yang membutuhkan via Kitabisa, dan mendapatkan pahala jariah.


Referensi :

bincangsyariah.com

islami.co

Kontak

Telp. +62 822 9861 5000

Email. niatbaiksinergi@gmail.com

Media Sosial

Facebook. Niat Baik Sinergi

Instagram. TemanAksiBaik

Alamat

Plaza Kuningan, Menara Selatan, Lt. 11, Jl. HR. Rasuna Said, Kel. Karet Kuningan, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12920