fbpx
 7 Cara Berinteraksi Dengan Qur’an

 7 Cara Berinteraksi Dengan Qur’an

Tujuan membaca Al-Qur’an bukan hanya sekedar membaca serta mengkhatamakannya. Maksud dan tujuan utamanya adalah untuk mengambil manfaat dari Al-Qur’an dan mengamalkannya.

Membaca Al-Qur’an merupakan sarana dan jalan untuk mengamalkan Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an sendiri adalah sebuah amal shalih, namun kita tidak mengkhusukan hanya membaca Al-Qur’an dan berhenti di sana. Berikut 5 cara berinteraksi dengan Al-Qur’an:

  1. Qira’ah

Qira’ah merupakan membaca Qur’an sesuai dengan tajwid namun tanpa memahai maknanya. “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf, akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi).

  1. Tadarus

Tadarus ialah membaca Al-Qur’an bersama-sama dan bergantian. Salah seorang jamaah membaca Al-Qur’an sampai beberapa ayat, kemudian jika telah usai dilanjutkan dengan yang lain. Saat salah seorang membaca, yang lainnya menyimak dan meluruskan jika ada kesalahan dalam bacaanya terutama dalam hal ilmu tajwidnya.

  1. Tilawah

Tilawah adalah membaca Al Qur’an dengan bacaan yang menampakkan huruf-hurufnya dan berhati-hati dalam melafadzkannya agar lebih mudah untuk memahani makna-makna yang terkandung di dalamnya. Kemudian selalu beupaya memperbaiki atau membaguskan bacaan Al Qur’an secara baik dan benar.

  1. Tahfidz

Kata tahfidz berarti menghafalkan. Tahfidz adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca, atau mendengar. Menghafal al-Quran termasuk ibadah jika dilakuka ikhlas karena Allah dan bukan untuk mengharapkan pujian di dunia. Bahkan salah satu ciri orang yang berilmu menurut standar al-Qur’an adalah mereka yang memiliki hafalan al-Quran.

  1. Murojaah

Muroja’ah atau mengulang-ulang hafalan baik hafalan baru ataupun lama adalah hal yang terpenting dalam menghafal al Qur’an. Banyak para penghafal al Qur’an yang senang menambah hafalan baru tapi malas dalam muroja’ah. Walhasil saat disuruh hafalan lamannya tidak karuan alias tidak lancar.

  1. Tadabbur

Tadabbur Al-Qur’an adalah merenungkan isi kandungannya, melihat kebaikan dan keburukan serta nasib para tokoh kisah yang diceritakan. Dengan Tadabbur Al-Qur`an inilah seorang muslim hidup bersama akhirat seakan-akan ia berada di sana dan hilang darinya dunia, hingga akhirnya mendapatkan hati seperti dijelaskan dalam firman Allah:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”. (QS Al-Anfaal/8: 2)

  1. Sedekah Qur’an di Pesisir

Bersedekah mushaf Qur’an merupakan amal jariyah yang dapat mengalirkan terus pahala selagi Al’Qur’an tersebut dipergunakan. Bersedekah Al-Qur’an merupakan salah satu metode dakwah di pesisir agar para nelayan dan keluarganya bisa kembali dekat dengan Al-Qur’an.

Sebanyak 6,8 juta orang miskin adalah masyarakat pesisir yang mayoritas pekerjaan utamannya adalah nelayan. Banyak masjid dan taman pengajian Quran di daerah pesisir yang kekurangan mushaf Qur’an.

Kontak

Telp. +62 822 9861 5000

Email. niatbaiksinergi@gmail.com

Media Sosial

Facebook. Niat Baik Sinergi

Instagram. TemanAksiBaik

Alamat

Plaza Kuningan, Menara Selatan, Lt. 11, Jl. HR. Rasuna Said, Kel. Karet Kuningan, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12920