fbpx
5 Kerugian Bila Kamu Tidak Ikut Berbagi Makanan Buka Puasa

5 Kerugian Bila Kamu Tidak Ikut Berbagi Makanan Buka Puasa

Bulan berkah dimana Pahala akan dilipatgandakan oleh Allah ini, jangan disiasiakan. Apalagi bagi kamu yang berharap dilapangkan rezkinya dan berharap keridhoaan Allah SWT.

Bulan Ramadan adalah bulan terbaik untuk bersedakah. Hal Tersebut dicontohkan oleh Rasulullah. Nabi Muhammad adalah orang yang paling dermawan. Saat Ramadan beliau akan lebih dermawan lagi. Berikut 5 kebaikan yang membuatmu merasa rugi karena tidak mendapatkan kebaikan berbagi makanan buka puasa di bulan Ramadan.

  1. Menggabungkan shalat, puasa, dan sedekah dapat mengantarkan pada ridha Allah

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah menyatakan, “Puasa, shalat, dan sedekah mengantarkan orang yang mengamalkannya pada Allah. Sebagian salaf sampai berkata, ‘Shalat mengantarkan seseorang pada separuh jalan. Puasa mengantarkannya pada pintu raja. Sedekah nantinya akan mengambilnya dan mengantarnya pada raja.’“ (Lathaif Al-Ma’arif)

  1. Terkabulnya hajat karena didoakan oleh penerima manfaat

Bagi orang yang memberi makan berbuka berpeluang mendapatkan do’a dari orang yang menyantap makanan berbuka. Jika orang yang menyantap makanan mendoakan si pemberi makanan, maka sungguh itu adalah do’a yang terkabulkan. Karena memang do’a orang yang berbuka puasa adalah do’a yang mustajab.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terdzolimi.”

  1. Mendapatkan pahala puasa dua kali lipat

Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi.

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.

  1. Meneladani Rasulullah SAW

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, kamu yang mengaku meneladani beliau sudah selayaknya memiliki semangat yang sama. Yaitu semangat untuk bersedekah lebih sering, lebih banyak dan lebih bermanfaat di bulan Ramadan, melebihi bulan-bulan lainnya.

  1. Kemudahan bersedekah

Bagaimana jika memberi makan berbuka melalui perantara yayasan atau lembaga yang mengkoordinasikan mengumpulkan sumbangan kaum muslimin dan memberi makan kepada orang-orang miskin? Seperti mengikuti program donasi berbagi buka puasa untuk masyarakat dhuafa pesisir di Kitabisa. Apakah pahalanya sebagaimana dalam hadits juga?

Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjawab,

Jika seorang muslim menyumbangkan untuk berbuka puasa bagi orang yang berpuasa maka ia akan mendapat pahala dari sedekah tersebut sama saja apakah ia menyerahkan dengan sendiri atau diwakilkan oleh orang atau lembaga sosial yang ia percaya.

Kontak

Telp. +62 822 9861 5000

Email. niatbaiksinergi@gmail.com

Media Sosial

Facebook. Niat Baik Sinergi

Instagram. TemanAksiBaik

Alamat

Plaza Kuningan, Menara Selatan, Lt. 11, Jl. HR. Rasuna Said, Kel. Karet Kuningan, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12920